jq

Prakata:

Beruntung saya bekerja disalah satu perusahaan yang mengusung IoT platform dimana para pengembangnya sangat suka dengan naskah-isme, apapun tinggal menjalankan naskah yang dibuat oleh para pengembang dan dapat hasilnya.

Dia membuat tugas untuk DevOps untuk mensinkronkan naskah yang telah dibuat selalu terperbaharui di route53-nya AWS. Jadi ketika ada perbaharuan dari data naskah yang telah dibuat akan selalu memperbaharui subdomain di route53.

dan dia menyarankan menggunakan perkakas dengan nama jq. ya kita tinggal memanipulasi data hasil reformat ulang jq dan memperbaharui nilai yang berada di route53.

(more…)

Envoy

Prakata

Ketika mempersiapkan sebuah peladen ( server ) saya termasuk orang yang suka dengan otomatisasi, ketika selesai melakukan hal kecil untuk keamanan akses peladen terpikir untuk membuat penyebaran lebih singkat dari pada saya harus melakukan SSH ke peladen, masuk direktori aplikasi dan melakukan tarikan dari repositori. ( damn it’s so old school for people jaman now! ). saat itu peramban saya masih membuka dokumentasi Laravel versi 5.5 tentang passportsaya buka daftar paket resmi yang disertakan Laravel dan ketemu dengan envoy.

Karena proyek yang akan dibangun diatas kerangka Laravel maka saya putuskan menggunakan envoy dari pada menggunakan deployer , ansible, jenkins, atau alat lainnya.

Jika pernah menggunakan Laravel pasti akan mudah memahami dan menggunakan envoy ini karena syntax yang digunakan menggunakan gaya blade-nya Laravel.

(more…)

set-fact untuk menyimpan variable dari extra-vars ansible-playbook

Saat ini saya sedang membuat ( membaca, mencoba, dan sedikit bisa mengimplementasikan ) playbook untuk menambah node zabbix ke zabbix server. Entah itu menambah host,grup,map atau yang lainnya dengan memanfaatkan API dari zabbix ( saat ini saya menggunakan zabbix versi 3.2 ).

Permasalahan yang muncul ketika saya ingin membuat playbook yang multi task dimana tujuannya untuk memudahkan user pengguna playbook yang saya buat nantinya. (more…)